Ziaroh Kubur

( bagian 2 )
Rasulullah SAW bersabda :

نهيتكم عن زيارة القبور فزوروها( أخرجه الامام مسلم في صحيحه )

Artinya : “ Dahulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur sekarang ziarahlah kalian semua”( HR: Imam Muslim ).

Dan disebutkan didalam riwayat Imam Ibnu Majah, Rasul SAW bersabda :

كنت قد نهيتكم عن زيارة القبور فزوروها فإنّها تزهد في الدّنيا وتذكركم الأخرة.(أخرجه ابن ماجة)

Artinya : “Dahulu aku melarang ziarah kubur, sekarang ziarahlah kalian semua karena sesungguhnya ziarah itu membuat kalian tidak tamak kepada dunia dan mengingatkanmu akan akhirat. (HR Ibnu Majah)

Dari hadits-hadits ini kita bisa ambil kesimpulan bahwa ziarah kubur itu hukumnya sunnah , dan juga para ulama’ pun ikut memberikan pendapat demikian.

Sebagaimana diriwayatkan oleh ibnu Qodamah didalam kitab Mughni Imam Ahmad bin Hanbal beliau ditanya tentang ziarah kubur apakah lebih afdol ziarah kubur atau meninggalkannya?

Maka beliaupun menjawab : “ ziarah kubur lebih afdol “.

Doktor Said Muhammad Romadhon Al-Buthi semoga Allah menjaganya berkata : “sekarang ini banyak dari manusia yang mengingkari pembacaan Al-Qur’an yang pahalanya ditujukan pada orang-orang meninggal. Dan menganggap remeh ziarah pada orang yang telah meninggal mungkin mereka yang mengatakan seperti itu mengingkari perintah Rasulullah SAW.

Terlebih lagi dianjurkan bagi kaum muslimin untuk berziarah kepada makam Nabi Muhammad SAW karena perbuatan itu termasuk paling agungnya hal yang baik, paling mudahnya jalan untuk menuju ke derajat yang tinggi.

Berkata Syeikh Yusuf : “Barang siapa yang berkeyakinan tidak seperti hal ini maka dia benar-benar telah berpaling dari Allah SWT, Rasul-NYA dan kelompok ulama’ yang telah dipanuti”.

Berkata Al-Qodhiy I’yad Rakhimahullah :“Ziarah ke makam Rasul SAW itu merupakan ajaran dari ajarannya kaum muslimin yang sudah disepakati dan fadhilahnya sangatlah banyak”.

Termasuk dari sunnah muakkadah menuju Madinah Almunawwarah untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan juga ke taman dari taman surga, Nabi Muhammad SAW bersabda :

ما بين قبري ومنبري روضة من رياض الجنّة ومنبري علىحوضي ( أخرجه البخاري & مسلم

Artinya : “ Antara makamku dan mimbarku adalah taman dari taman surga dan mimbarku di atas telagaku.” ( HR imam Bukhori & imam Muslim )

Baginda Nabi Muhammad SAW pun bersabda :

من زار قبري وجبت له شفاعتي( أخرجه الدار القطني )

Artinya : “ Barang siapa ziarah makamku maka wajib baginya mendapat syafaatku.”

Di dalam hadits yang lain, kitab Jami’us Saghir, al-Imam Suyuthi meriwayatkan bahwa Rasul SAW bersabda :

من زارني بالمدينة محتسبا كنت له شهيدا وشفيعا يوم القيامة( ذكره السيوطي في الجامع الصغي ورمز لحسنهوروي : من حجّ البيت ولم يزرني فقد جفاني

Artinya : “Barang siapa yang berziarah kepadaku di Madinah ikhlas maka aku menjadi saksi dan pemberi syafa’at kelak hari kiamat.

”**************************************

Diriwayatkan pula : “ Barang siapa yang berangkat ibadah haji dan tidak berziarah padaku maka dia benar-benar telah menjadikanku bangkai.”

**************************************

Dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW setelah beliau meninggal seperti ziarah kepada beliau ketika beliau hidup, hal ini berkaitan dengan hadits Nabi Muhammad SAW :

من حجّ فزار قبري بعد وفاتي فكأنما زارني في حياتي( أخرجه الدار قطن 2-278 )

Artinya : “Barang siapa yang melakukan ibadah haji kemudian dia berziarah ke makamku setelah aku meninggal maka dia seperti berziarah padaku ketika aku hidup.” (HR Darul Quthni)Di dalam hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda :

من زارني بعد مماتي فكأنما زارني في حياتي ومن مات في أحد الحرمين بعث من الأمنين يوم القيامة(أخرجه الدار قطني )

Artinya : “ Barang siapa yang berziarah padaku setelah aku meninggal maka dia seperti berziarah kepadaku ketika aku hidup dan barang siapa yang meninggal di salah satu dari 2 tanah haram ( haram Mekkah& haram Madinah ) maka dia dibangkitkan di hari kiamat dan tergolong orang-orang yang aman.”

Sumber:
https://m.facebook.com/photo.php?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C6355704869

Editor: #dbc

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total KUNJUNGAN